Page Nav

HIDE

Layanan

Breaking News:

latest

Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar

INI GENTING Hadir di MA Atthahiriyah Sambung Makmur, Ajak Remaja Jadi Generasi Berencana dan Role Model Pencegahan Stunting

KAB. BANJAR – Upaya pencegahan stunting dari hulu terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Banjar melalui berbagai pendekatan edukatif kepada g...

KAB. BANJAR – Upaya pencegahan stunting dari hulu terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Banjar melalui berbagai pendekatan edukatif kepada generasi muda. Salah satunya melalui kegiatan Implementasi Nyata Generasi Berencana Cegah Stunting (INI GENTING) yang dilaksanakan di Madrasah Awaliyah (MA) Atthahiriyah Kecamatan Sambung Makmur, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DINSOSP3AP2KB) Kabupaten Banjar melalui Bidang Keluarga Berencana ini menghadirkan edukasi yang dikemas secara interaktif agar mudah dipahami dan menarik bagi para siswa.

Turut hadir Kepala MA Atthahiriyah beserta jajaran yang menyambut baik pelaksanaan kegiatan, Koordinator Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Kecamatan Sambung Makmur beserta jajaran, Kepala Seksi Bina Ketahanan dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Sukini beserta tim.

INI GENTING mengangkat isu pencegahan stunting dari hulu dengan menempatkan remaja sebagai bagian penting dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas. Masa remaja menjadi fase strategis untuk membentuk pengetahuan, sikap dan perilaku sehat sebelum memasuki kehidupan berkeluarga.

Melalui kegiatan ini, para siswa mendapatkan paparan materi mengenai peran remaja sebagai generasi berencana dalam pencegahan stunting, termasuk pentingnya merencanakan masa depan, menjaga kesehatan dan gizi, memahami kesehatan reproduksi, serta mempersiapkan diri menjadi calon orang tua yang sehat dan bertanggung jawab.

Materi disampaikan oleh Kasi Bina Ketahanan dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga, Sukini, Ia menekankan bahwa pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga atau pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan remaja.

“Pencegahan stunting harus kita mulai dari sekarang. Remaja bukan hanya sasaran edukasi, tetapi juga dapat menjadi agen perubahan yang menyampaikan informasi positif kepada teman sebaya. Dengan menjadi generasi berencana, remaja dapat mempersiapkan masa depan dan kelak membangun keluarga yang sehat,” ujar Sukini.

Suasana kegiatan semakin menarik melalui games edukasi yang dipandu oleh Agus Susanto. Para siswa diajak mengikuti permainan yang menguji pengetahuan, keberanian, kekompakan dan kemampuan mereka dalam memahami materi yang telah disampaikan.

Pendekatan tersebut membuat kegiatan tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi mendorong siswa untuk aktif berdiskusi, menjawab pertanyaan dan menyampaikan kembali pesan-pesan penting yang mereka dapatkan.

Kepala MA Atthahiriyah menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan INI GENTING di lingkungan sekolah. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan wawasan baru bagi siswa sekaligus menjadi bekal untuk membangun karakter remaja yang sehat dan memiliki perencanaan masa depan.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan INI GENTING. Materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan anak-anak kita. Kami berharap pengetahuan yang mereka dapatkan tidak berhenti di sini, tetapi dapat mereka sampaikan kembali kepada teman-teman dan lingkungan sekitarnya,” ungkapnya.

Dukungan terhadap keberlanjutan program juga ditunjukkan pihak sekolah melalui komitmen untuk membentuk Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

PIK-R nantinya diharapkan menjadi wadah bagi siswa untuk memperoleh informasi dan edukasi mengenai perencanaan kehidupan berkeluarga, kesehatan reproduksi, keterampilan hidup, serta berbagai isu yang dihadapi remaja. Wadah ini juga dapat menjadi ruang bagi siswa untuk berdiskusi, berbagi pengalaman dan mengembangkan kegiatan positif yang mendukung tumbuh kembang remaja.

“PIK-R akan kami dorong menjadi kegiatan yang tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga membangun keberanian dan kepedulian siswa. Anak-anak dapat saling mengingatkan dan menjadi teman sebaya yang memberikan pengaruh positif,” tambah pihak sekolah.

Pada sesi akhir, DINSOSP3AP2KB Kabupaten Banjar memberikan sertifikat penghargaan kepada MA Atthahiriyah sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan partisipasi sekolah dalam pelaksanaan INI GENTING.

Apresiasi juga diberikan kepada sejumlah siswa yang aktif mengikuti kegiatan serta mampu menyimpulkan materi dan manfaat INI GENTING secara keseluruhan. Mereka mendapatkan hadiah dan sertifikat sebagai Pelajar Role Model INI GENTING.

Salah seorang siswa penerima apresiasi mengaku mendapatkan pemahaman baru setelah mengikuti kegiatan tersebut.

“Setelah mengikuti kegiatan ini, saya jadi lebih memahami bahwa mencegah stunting tidak harus menunggu menjadi orang tua. Sebagai remaja, kami bisa memulainya dengan menjaga kesehatan, belajar merencanakan masa depan dan mengajak teman-teman melakukan hal yang positif,” ungkapnya.

Melalui INI GENTING, DINSOSP3AP2KB Kabupaten Banjar berharap semakin banyak remaja yang memiliki pengetahuan dan kesadaran untuk menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting sejak dini.

Sekolah dan para pelajar yang telah mengikuti kegiatan juga diharapkan dapat menjadi penggerak edukasi sebaya, dengan terus mengkampanyekan informasi tentang generasi berencana, perilaku hidup sehat dan pencegahan stunting kepada remaja lainnya di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar.

Dengan demikian, INI GENTING tidak hanya menjadi kegiatan edukasi satu hari, tetapi dapat berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan sekolah, remaja dan lingkungan sekitar dalam menyiapkan generasi Kabupaten Banjar yang sehat, berkualitas dan siap membangun keluarga di masa depan.


By : Agusto

Arsip Blog